KISAH AL HALLAJ

  • 🎬 Video
  • ℹ️ Description
preview_player
UCT8ZjhvjBG-BiV7dZsOoeFQ

Husein Manshur al-Hallaj, lahir 858 M, nama yang melegenda dalam dunia sufisme. Ia sufi yang mendeklair: “Ana al-Haqq” (Akulah Sang Kebenaran). Kata-kata ini mengguncang dan menggetarkan nurani jagat raya manusia. Ucapan itu bagai halilintar menggelegar yang menghantam dan meluluhlantakkan bumi manusia. Sahl at-Tustari, Syaikh Junaid dan Syibli, para guru sekaligus sahabat-sahabatnya, terpana dan shock berat. Oh, Hallaj, seharusnya kau tak sebarkan rahasia Tuhan itu kepada publik semacam itu. Mereka tak paham. Biarlah kata-kata itu menjadi milik hati kita saja?

Para penguasa pengetahuan keagamaan eksoterik, literal, konservatif dan ortodoks: para ahli fiqh dari segala aliran, para ahli hadits, dan para teolog, meradang dan marah luar biasa. Demonstrasi besar-besaran berlangsung di mana-mana, di seluruh negeri. Puluhan otoritas agama eksoterik itu menghimpun tandatangan dan berebut membubuhkannya, menuntut kematiannya. Mereka mengeluarkan fatwa: “Bunuh dia, darahnya halal ditumpahkan.”

Hallaj, keluarga dan para pengikutnya ditangkap dan dijebloskan di penjara. Peradilan terhadapnya kemudian digelar. Para jaksa menuduh: “Dia telah melakukan kejahatan berlapis.”

Secara politik dia dianggap agen gerakan Qaramit, salah satu sekte Syi’ah Ismaili, sayap garis keras dan brutal. Gerakan Politik Sparatis di bawah pimpinan Hamdan al-Qarmathi ini telah lama menentang kekuasaan dinasti Abbasiyah dan berusaha menggulingkannya. Mereka acap melakukan pemberontakan di mana-mana.

Secara agama al-Hallaj dituduh tukang sihir dan zindiq (Atheis). Pembelaan yang cerdas dan jujur tak mampu melawan tekanan massa emosional dan represi-represi politik pencitraan. Pengadilan akhirnya menjatuhkan vonis: “Husain Manshur al-Hallaj dihukum mati.” Tok tok tok. Kekuasaan politik mendukung putusan ini.

Khalifah al-Muqtadir Billah menandatangi vonis itu. Al-Hallaj tak gentar atas vonis ini. Dia sudah mengetahui dan sudah lama menginginkan kematian seperti ini. Meski gurunya Syaikh al-Junaid dari Baghdad memberi nasehat, dia tak surut, tak bergeming. Dia dengan lugas mengatakan:

وَاِنْ قُتِلْتُ اَوْ صُلِبْتُ اَوْ قُطِعَتْ يَدَاىَ وَرِجْلَاىَ لَمَا رَجَعْتُ عَنْ دَعْوَاىَ

“Biar pun aku dibunuh atau disalib atau dua tangan dan kakiku dipenggal,  aku tak surut untuk mendakwahkan kebenaranku.”

Pagi hari, tanggal 27 Maret 922, eksekusi mati dilaksanakan di hadapan ribuan pasang mata merah yang terus meradang dan tak henti berteriak histeris. Yel-yel Allah Akbar, Allah Akbar menggelegar. Sejumlah ulama fiqh, hadits dan kalam menjadi saksi. Faqih literalis ekstrim sekaligus orang yang paling bertanggungjawab atas fatwa mati dan pengadilan Hallaj: Muhammad bin Daud (w. 297 H), berdiri paling depan.

Sejumlah sufi besar juga hadir, meski memperlihatkan sikap dan suasana batin yang berbeda, menyaksikan peristiwa paling dramatis ini. Mereka, untuk menyebut beberapa saja, adalah Abu al-Qasim al-Junaid, Abu Bakar asy-Syibli (w. 334), Ibrahim bin Fatik. Yang terakhir ini adalah sahabat setia yang selalu menemani Hallaj di penjara.

Tak jelas benar bentuk hukuman mati untuk Hallaj itu, apakah di tiang gantungan, dipenggal atau disalib di pelepah kayu keras. Mungkin tak penting betul untuk dijawab. Tetapi beberapa menit menjelang kematiannya, meski tubuhnya dililit rantai besi, Hallaj dengan riang, seperti akan bertemu kekasih, menengadahkan wajahnya ke langit biru yang bersih, seakan siap menyambut kedatangannya. Dia menyampaikan kata-kata monumental yang indah beberapa detik sebelum nafasnya pergi. Monetisasi Pendidikan

💬 Comments
Author

Jika aku hidup dizaman beliyau maka aku akan mengulurkan tanganku ini untuk menyelamatn beliyau, aku mulai pelajari tasauf ini dr umur 17 thn dan skrng sdh 40 thn, jika Allah bukakan hijab ini kpd kalian maka kalian cuma melihatny al haq Allah swt dan tiada yg lain.
( tdk adanya aku melainkan hanya Allah swt semata ) tdk terlihat adanya aku / diri😭

Author — Adrean Tumangger

Author

dulu hanya dengar ana al haq saja. dengan video ini bisa mendapatkan info lebih lengkap biografi mansur al halaj

Author — Jejak Cilik

Author

BAGI ORANG YG MENINGGAL DIJALAN ALLAH SWT DIA SEBENARNYA DIA ITU LAGI MENUJU KEBAHAGIAAN UKROWI..KEBAGIAN SEJATI DIALAM ABADI

Author — Vita Lova

Author

*Jadi terharu mendengarkan penjelasan videonya maupun deskripsinya*
😭😭😭😭😭😭😭

Author — calon petani

Author

Bila seorang hamba telah mengenal tuhanNya maka dia telah mengenal seluruh mahkluk ciptaanNya.. Tiada lagi nafsu dunia dan isi nya.. Hanya pandangan pada ALLAHSWT..

Author — Yassin Eusoff

Author

mcm mane bleh ad kubur.. kata mayat dibakar kemudian abu ditabur di sungai tigris..

Author — uwais msnn

Author

INI ORANG YG BENAR TAPI KENA FITNAH DAJJAL...

Author — Vita Lova

Author

Kisah ini memang benar adanya ...

Yng setuju mana like nya

Author — sayiid firdaus Al-ayidrus

Author

Allah menyatu Dengan Orang Beriman, Bertakwa, karena allah ada di dlm hati, hati umat islam jauhya seluas bumi dan langit, siapa ingin bertemu allah, bukahlah mata hati kalian amin.

Author — komarudin komarudin

Author

ilmu2 para pencari sang khaliq, dan ketika mereka menemukannya, dan kemabukan oleh cinta allah, maka begitulah yang terjadi, kalau gak ketanjakan paling jadi gila.ni cerita salah satunya, ada syech siti jenar, dan ada rabiatul al adawiah.merekalah para sufi dan syech ataupun para ulama yang sudah sangat kemabukan cinta dan terlena kepada tuhannya.sehingga banyak yang tidak dapat mengontrol diri.nabi muhammad bisa kontrol diri sehingga jangan dibandingkan dengan kita yang bukan nabi.tidak semua orang bisa merasakan dan mencapai tahap tertinggi seperti mereka.so, hati2 belajar ma'rifat.jangan asal belajar ilmu ya kawan2.takut gak sanggup bawa diri keilmu yang tingkat tinggi begini.

Author — Nezha Prameshty

Author

Silakan cari tahu kelengkapan penjelasannya oleh Syaikh Thoriq Lahham bersama dengan Syaikh Muhammad dalam videonya saya

Author — Darosna Ma'an

Author

sungguh aneh dan ironis jika kata " ALLAH AKBAR " diteriakan hanya untuk mengikuti hawa nafsu, sungguh jauh dari tujuan islam rahmatin lilalamin...

Author — willy susanto

Author

Perkataan Syaikh Abdul Qadir al Jailani penjelasan nya tidak sebagai mana banyak dipahami oleh orang orang

Author — Darosna Ma'an

Author

4:26 hampir sama maksud perkataannya dengan ketika wajah yang mnyerupai nabi isa di salib.. Dan akan di eksekusi... Maaf klo beda dari konteks video min

Author — chaluman Chanel

Author

Cerita ini dapat dasar dari mana...
Setau saya alhalaj dipenggal secara syar'i..bukan dikayu salip.

Lagi pula gimana caranya memnggal orang yang sedang menggantung di kayu salip...

Kedua, proses eksekusi dilakukan oleh seorang khalifah, ulama, dan fuqaha, mereka tau haramnya membakar jasad ..gak munkin sampai terjadi pembakaran jasad walau itu bekas penggalan kepala...apa lagi sampai mencongkel mata...dan perlakuan sadis melampaui batas lainya...cerita ini...he...he...sangat mengada ngada dan bikin ketawa 😂

Author — LENSA PANDEKA

Author

URAIAN TTG WIHDATUL WUJUD HULLUIAH IHGTIHASIAH MEMBUTUH KAN KESADARAN DIRI YG JELAS. MANA HAMBA MANA KHALIQ HAMBA TDK AKAN PEENAH DAN MUSRAHIL JADI KHALIQ.. HANYA UCAPAN ANNA'L HAQ.. DLL ATO TIADA PENGERAN KECUALI INGSUN DAN MUHAMMAD UTUSAN INGSUN VERSI SITI JENAR. ATAU SECITRA ARRAHMAN ATAU BANYAK UNGKAPAN MISTIKUS. TP HANYA MUHAMMAD YG LAYAK DAN DI BERI KEMAMPUAN KONSEP ILLAHIAH MANUNGGALE KAWULO LAN GUSTI. ( MENYATUNYA HAMBA DAN KHALIQ)

Author — Kholifa Ifa

Author

Terus tujuan nya apa ya..
Kok di sher

Author — Maha Rani

Author

NGERI ITU BAGI BALASAN DI AKHERAT BAGI ORANG YG MEMBUNUH DIA....KECUALI KLU KLU ORANG ITU MEMAAFKAN DAN ALLAH MENGAMPUNINYA

Author — Vita Lova

Author

Dan Habis itu Dinasti Abbasiayah di Baghdad .. di Invasi Mongol (bisa cek sejarah) .. Baghdad dibantai cucunya Gengis Khan, yaitu Hulagu Khan ... Perpustakaan nya buku2 nya dibakar semua .. penduduknya di bantai ..

Saya jdi bertanya, bgmn jika Al Hallaj ini ternyata memang Wali Allah ??? Dan Penduduk serta Raja Baghdad waktu itu Kualattt semua karena menganiaya dan membunuh Wali Allah ..


Kalau di Indonesia juga sama .. setelah hukuman mati Syech Lemah Abang / Syech Siti Jenar .. maka Kerajaan Demak runtuh, dan Nusantara di Jajah Bangsa Eropa ratusam Tahun ... bisa di cek sejarah .. saya jdi bertanya, bagaimana jika Syech Siti Jenar ternyata Wali Allah juga ??? Berarti dulu pada kualattt ...


Bgmn menurut sdra/i sekalian ???

Author — Soul's Treasure

Author

Benar, orang solleh mana mungkin ngaku tuhan, cuma fitnah

Author — Vivo y93