Aung San Suu Kyi, simbol demokrasi yang dituding persekusi Muslim Rohingya - BBC News Indonesia

  • 🎬 Video
  • ℹ️ Description
Aung San Suu Kyi, simbol demokrasi yang dituding persekusi Muslim Rohingya - BBC News Indonesia 4.5
UC46q-QSvoJz-1iSxPeuOqWA

Aung San Suu Kyi dianggap sebagai simbol demokrasi dan hak asasi manusia, bahkan menerima Nobel Perdamaian pada 1991. Namun kini dia dianggap bertanggung jawab atas genosida Muslim Rohingya di Myanmar.

Suu Kyi harus menghadiri sidang Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, untuk menghadapi tuduhan genosida yang diajukan oleh Gambia, sebuah negara kecil di Afrika Barat yang berpenduduk mayoritas Muslim.

Gambia secara resmi menuntut Myanmar pada November 2019 dengan tuduhan kejahatan internasional paling serius terhadap minoritas Muslim Rohingya.

Pada 2017, militer Myanmar, memaksa lebih dari 740,000 Muslim Rohingya keluar dari tempat tinggal mereka di negara bagian Rakhine. Mayoritas dari mereka kini mengungsi di Bangladesh. Banyak dari pengungsi tersebut yang menceritakan tentang kekerasan, pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan militer Myanmar.

Proses persidangan akan berlangsung tiga hari dari tanggal 10 hingga 12 Desember 2019.

Dalam persidangan itu Gambia meminta majelis hakim PBB yang beranggotakan 16 orang agar menetapkan "langkah darurat" untuk melindungi warga Rohingya dari persekusi lebih jauh.

Meski begitu, Mahkamah Internasional tidak punya wewenang memaksa Myanmar untuk menjalankan putusan majelis hakim. Mereka hanya bisa merekomendasikan sanksi internasional terhadap Myanmar.

============

💬 Comments on the video
Author

"For The Gambia, our homeland,
We strive and work and pray,
That all may live in unity,
Freedom and peace each day.
Let justice guide our actions
Towards the common good,
And join our diverse peoples
To prove man's brotherhood.
We pledge our firm allegiance,
Our promise we renew;
Keep us, great God of nations,
To The Gambia ever true

Author — ayanna kizzy

Author

kenapa gambia yang disitu ya..? bukannya indonesia populasi muslim terbanyak di dunia dan secara geografis lebih deket ke myanmar.. (ini serius tanya, bukan nyinyir yaa)

Author — Mohamad Arif Pramarta

Author

I am not Myanmar, it’s seem fishy I am sure rohigya has someone behind.

Author — Song Kim

Author

Selalu saja "terorisme" yg jadi alasan untuk menumpas kaum minoritas muslim, gak di Myanmar gak di China alasannya sama!

Author — luthfi muntashir

Author

Where do ASEAN nothing punishment? Nothing

Author — Edi Damanik

Author

Udah nenek nenek ga mikir ya, , entar juga kesamber geledek, ,

Author — Hendz Channel

Author

Semoga indonesia tidak seperti mianmard🙏

Author — michael ticoalu

Author

Military Myanmar itu lemah, senjata kuno semua tentara cupu, berani berperang pada mereka yang tidak berdaya. Coba lah kau lawan negara tetangga kau seperti Bangladesh, India, Pakistan, gua yakin satu minggu aja lu dah habis

Author — Putra adi Pradana

Author

Di komentar ga ada yg bertanya2 ya kenapa bnyk negara menganggap muslim mengajarkan terorisme, kenapa ya pada kaga mengkaji ulang ajaran2 didalamnya spy kejadian bgini ga terulang 😑 ga usah bebal lah ajaran, cobalah berusaha memberi "image" baik ke kemanusiaan ☝️ dgn mengkaji ulang ajarannya ke pemuka2 agama muslim dunia.

Author — Pan Ban

Author

Aung San Suu Kyi tidak ada kuasa, yang membunuh tu bukan Aung San Suu Kyi, tetapi tentera Mynnar

Author — Apache Sakai

Author

Aung San Suu Kyi tidak ada kuasa, yang membunuh tu bukan Aung San Suu Kyi, tetapi tentera Mynnar

Author — Apache Sakai

Author

Aung San Suu Kyi tidak ada kuasa, yang membunuh tu bukan Aung San Suu Kyi, tetapi tentera Mynnar

Author — Apache Sakai

Author

Aung San Suu Kyi tidak ada kuasa, yang membunuh tu bukan Aung San Suu Kyi, tetapi tentera Mynnar

Author — Apache Sakai

Author

Kl sifat jahat mah tetep ajah jahat.. Sukyi duta perdamaian?? Pencitraan belaka huff

Author — kayla cute

Author

Mereka membawa gambar Drakula penghisap darah segar yg sangat berbahaya harus di bunuh secepat nya

Author — Mahmud din

Author

Gimana kabar pengungsi Rohingya di Malaysia.. ehem ehem

Author — Ikan Pinggiran

Author

Monopoli terminologi "terorisme".

Author — Maktabah Al-Ukhuwah

Author

Ayo saudara kita harus kritis dalam menyikapi masalah dan harus berfikiran luas.

Author — ARIYANTO

Author

San suu kyi bukan seperti prilaku manusia

Author — riza alvarizy

Author

Sudah la.. Indonesia cakap saja banyak.. mengaku negara islam.. pelarian rohong muslim saja Tidak Terima masuk..

Author — Ya Allah Satukan Melayu Ameen